Catatan tentang BMW

bang dengan kemampuan, kenyamanan, dan kecepatan yang dikeluarkannya :) 530i adalah V8 cc terkecil sekaligus satu-satunya V8 pada masanya yang masuk ke Indonesia. Di versi luar negeri ada juga yang V8 4000cc. Namun sayangnya tak masuk Indonesia. Setelah 1997 atau pada generasi E39, mesin V8 baru dimulai dari cc 4000 (4500). Mesin BMW 3000cc diturunkanmenjadi 6 silinder. 530i memang cocok untuk yang benar-benar orientasi ke mengemudi dan melayani penumpang. Bayangkan, di jalan Kediri-Malang yang  nanjak-nanjak gitu ia seperti sama sekali tak kehilangan tenaga, serasa lewat jalan datar…
Masa produksi barunya, 530i V8 dibanding 520i 6 silinder konon populasinya seperti 1:20 unit… Tapi meski sedikit, mencari 530i V8 seken nyatanya masih dapet aja koq di pasaran seken :D
Ada satu lagi opsi tambahan untik seri 5 E34 ini, yakni 518i yang  menggendong mesin 4 silinder 1800cc punyanya seri 3. Ini diproduksi untuk yang mencari kenyamanan, namun tak perlu jalan kenceng. Kelihatannya mesin 1800 cc ini memang lebih gedhe ketimbang mesin Toyota Great Corolla yang 1600cc… tapi ingat cuy, ini yang didorong adalah BMW seberat 1,5 ton! Bandingkan dengan sedan Jepang yang beratnya aja kadang “melayang ketiup  angin” :D *maaf lebay dikit, maksudnya ya berat mereka enteng aja* So, bisa habis tenaga itu 518i :D Tapi ya itu tadi, kalo mau saja ditinggal sama bus ekonomi, ya gpp berburu yang beginian. :D
Mungkin karena underspec gini, harga 518i juga jeblok banget. Ditawarkan 35an jeti, ditawar bisa dapet 30jeti itu dengan kondisi yang  mulus bagus terawat :D Tinggal pakai pokoknya :D
C. Pakem super nyaman. Ini didapat di BMW seri 7. Karena harganya  yang masih jauh di atas 50an jeti, maka saya tak terlalu membahas di sini :D Intinya, ini mobil bos emang. Panjang sumbu rodanya  (yang LWB-long wheel base) aja 30 cm lebih panjang ketimbang seri  5 :D Bayangkan, kaki pasti bisa ongkang-ongkang di bangku  belakang.
***
Untuk BMW seri 3 dan 5 yang sudah berumur lebih dari 10 tahun,  BMW Indonesia memberikan program potongan harga spareparts orisinal sampai 50an persen koq… Jadi kalo mau ganti spareparts orisinal, harganya sebenarnya relatif terjangkau juga. Dengar-dengar, konon harga spareparts dan ongkos jasa bengkel BMW yg sedikit lebih tua ketimbang Toyota Corolla Altis malah lebih murah! Sementara, untuk lari dan kenyamanan, jelas Corolla Altis “tak ada apa-apanya” gitu :D
Baik untuk semua seri mulai kode bodi E30 sampai E36, termasuk seri 3 dan 5 sebelum tahun 97an, di Indonesia tersedia transmisi manual dan automatic. Transmisi manual lebih nyaman di akselerasi dan cocok untuk turing luar kota. Namun yang ribet kalo jalan dalam kota :D
Sementara transmisi matic tentu nyaman untuk dalam kota pun luar kota. Tapi transmisi matic ini memang dirancang agak memble. Maksudnya, komputer akan mengatur percepatan kendaraan lebih smooth, nggak mau nuruti kaki pengemudi. Kalo balapan jarak pendek sama Honda Jazz, jangan bingung kalo BMW Anda ketinggalan jauh di belakangnya! :)) Setelah tahun 97, BMW mengganti transmisinya dengan steptronic, gabungan matic dan manual, atau matic namun bisa dioper-oper seperti versi manual saat dibutuhkan.
***
Sebenarnya ada pilihan lain untuk mobil Eropa yang terkenal safety dan kenyamanannya dengan opsi harga seken yang murah selain BMW, yakni Volvo. dengan spesifikasi dan kondisi yang relatif sama, harga Volvo bisa 20-30% di bawah BMW. Jelas pedagang akan benci mendagangkan mobil ini, terlalu kemurahan, bisa menggerus keuntungan, dan serasa duit mati karena akan bisa superlama lakunya :D Tapi mobil ginian, tentu untuk di pihak pembeli.. dapet mobil bagus dg harga ajib murahnya :D Ini akan cocok sekali untuk pengguna yang memang antusias dan pingin memberikan perhatian lebih kepada kendaraannya.
Untuk yang tinggal di Jakarta, miara Volvo memang nyaman. bengkel spesialis melimpah, spareparts juga tinggal tunjuk mau model yang  gimana. Dan tak menguras kantong.Tapi untuk yang tinggal di daerah, Anda memang harus memastikan dulu ketersediaan bengkel independen yang berani dan bisa menangani mobil ginian.
Karena biar bagaimana, sekuat apapun namanya mobil juga pasti akan rusak. Takutnya nggak ada bengkel yang bisa nangani, Anda  justru kerepotan sendiri nantinya :D Soalnya meskipun prinsip dasar mobil itu sama, beda teknologi akan membuat beda penanganannya…
Dan syarat terpertama di atas hal-hal teknis tsb, memang kalo beli mobil Eropa, Anda kadang mesti siap “kalah tampang” dengan mobil Jepang. Bayangkan Honda Nouva atau Great Corolla juga bisa long-last time lho kekerenan bodinya :D Meski dengan teknologi yang banget apa-adanya :)) Nooffence aja siy, piss! :D
Satu lagi kalo beli mobil Eropa, jangan berharap harga jualnya kembali akan tinggi. Orang belinya juga dapet murah :D Mobil Eropa memang cocok untuk dinikmati, dan jangan peduli harga pasaran. Kalo masih berharap mobil seken yang dijual kembali terhitung nggak rugi-rugi amat, saran saya justru langsung noleh saja ke mobil Jepang. Ini beneran lho… :D
CMMIW, semoga berguna.
-Freema H. Widiasena, bapaknya Aleef Rahman Hadiwiyono-
Demen BMW sama Volvo, tapi yang seken saja :D
PS: BMW memilik ciri penamaan XYYi, yang mana X adalah kelas mobil  (yakni 3, 5, dan 7 untuk tahun tua. Di mana semakin tinggi  angka adalah semakin besar ukuran bodinya dan tinggi kelas  mobil/semakin berat fitur canggihnya). Ini berkembang ke seri 1  juga di tahun muda) dan YY adalah kapasitas mesin dalam desiliter. Sementara “i” adalah electronic fuel injection. Jadi  320i adlaah seri 3 dengan 2000cc, atau 520i adalah seri 5 dengan  2000cc.
Ada BMW 323i, dia adalah seri 3 dengan 2300 cc (harusnya). CC  aslinya adalah 2500cc, namun kemampuan tenaganya oleh BMW dalam ukuran mereka disetarakan dengan kelas 2300cc. Jadi namanya  disebut 323i :D Dan ada beberapa BMW dengan penamaan yang agak  berbeda dg cc sebenarnya ini. Namun (masalah penamaan) ini tak  terlalu signifikan dalam hal pengaruh nilai sekennya :D
Untuk BMW baru berjenis SUV, penamaannya adalah XN. Dimana X menunjukkan kelasnya yang SUV (BMW menyebutnya SAV-Sport Activity Vehicle), dan N adlah kelasnya. Dimulai dari X1 di kelas terkecil, kemudian X3,d an X3. Ada lagi seri Z, yang ini khusus roadster.
BMW menyebut generasi bodinya dengan kode. Jadi ada Seri 3 E21 yang beredar tahun 75-93; E30 yang keluar tahun 82-94; diteruskan E36 yang keluar tahun 90-99; E46 tahun 99-05; dan E90 05-sekarang. Seri 5 ada E12 yang keluar tahun 75-81; E28 tahun 81-88; E34 yakni generasi tahun 88-96; E39 97-03; E60 03-10; dan terbaru adalah F10. Demikian juga dengan seri 7 atau seri X. Referensi lebih lengkap silakan mengunjungi http://en.wikipedia.org/wiki/BMW_3_Series atau http://en.wikipedia.org/wiki/BMW_5_Series Ditulis juga di FB saya http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150219391705400

sumber http://teknologi.kompasiana.com/otomotif/2011/04/11/memilih-bmw/
Ranking: 5

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar

 
© sms-sms lucu All Rights Reserved